KABARDEPAN.COM, TAPUT – Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, Sarulla Operations Ltd. (SOL) kembali menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian melalui penyaluran bantuan 1,8 ton bibit bawang merah varietas Batu Ijo kepada Kelompok Tani Gabe Naniula di Desa Tordolok Nauli, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan serah terima bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Tapanuli Utara Mantovani Lumban Tobing, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara Ester Sinaga, Kepala Bidang Hortikultura Frans Pavo Purba, Camat Pahae Jae Marhasak Simaremare, Kepala Desa Tordolok Nauli Jones Aritonang, serta External Relations Specialist SOL, Industan Sitompul, yang mewakili Manajemen SOL.
Bantuan bibit ini merupakan bagian dari rangkaian program pendampingan pertanian yang dijalankan SOL, bukan sekadar pemberian bantuan sesaat. Sebelum bibit disalurkan, para anggota kelompok tani telah mengikuti pelatihan budidaya bawang merah, memperoleh pendampingan teknis, serta menerima dukungan sarana produksi berupa kompos, pupuk, dan mulsa untuk memastikan kesiapan lahan tanam.
Dalam pelaksanaannya, SOL bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara serta menggandeng praktisi budidaya bawang merah berpengalaman, Jekson Oppusunggu dari Kecamatan Muara, untuk memberikan pendampingan langsung kepada para petani. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani sehingga budidaya bawang merah dapat dilakukan secara optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas.
External Relations Specialist SOL, Industan Sitompul, mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui pendampingan dan bantuan budidaya bawang merah ini, kami berharap 22 anggota Kelompok Tani Gabe Naniula dapat memanfaatkan peluang usaha ini sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Harapannya, program ini tidak hanya menghasilkan panen yang baik, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program pengembangan bawang merah ini merupakan bagian dari upaya SOL dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kapasitas petani lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Abednego Manalu)






