KABARDEPAN.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir menerima kunjungan kerja Tim DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) IX yang dipimpin Rahmansyah Sibarani di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (9/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, DPRD Sumut, dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mempercepat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rombongan DPRD Sumut disambut langsung Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, didampingi Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, jajaran pimpinan OPD Kabupaten Samosir, serta perwakilan OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD Sumut sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Samosir. Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Samosir dengan menguatkan barisan untuk menampung sekaligus menjembatani kebutuhan pembangunan masyarakat,” ujar Ariston.
Ia menjelaskan, sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Samosir harus didukung pembangunan infrastruktur yang memadai. Di sisi lain, sektor pertanian juga perlu diperkuat melalui penyediaan air bersih, jaringan irigasi, akses jalan, serta dukungan terhadap pelaku UMKM agar pembangunan berkelanjutan dapat terwujud.
“Dengan sinergi yang baik, Kabupaten Samosir akan semakin makmur dan masyarakatnya semakin bahagia. Potensi yang kita miliki harus terus digali dan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap realisasi program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagaimana tertuang dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Gubernur Sumatera Utara.
Selain melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan, DPRD Sumut juga menyerap berbagai masukan dari pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan pada tahun-tahun mendatang.
“Kami ingin melihat langsung pelaksanaan program pemerintah provinsi sekaligus menjemput aspirasi daerah untuk menjadi bahan pembahasan pembangunan berikutnya,” ujar Rahmansyah.
Ia mengungkapkan bahwa sejak 2022 hingga saat ini telah direalisasikan sejumlah program pompanisasi di wilayah Dapil IX dan akan terus diupayakan penambahannya sesuai kebutuhan masyarakat. Rahmansyah juga meminta agar setiap usulan pembangunan yang diajukan kepada Pemerintah Provinsi turut ditembuskan kepada DPRD Sumut agar dapat dikawal dalam proses pembahasan anggaran.
“Kami tidak pernah membedakan daerah. Selama itu merupakan kebutuhan masyarakat, akan kami perjuangkan,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan kepada DPRD Sumut, di antaranya bantuan pompa air tenaga surya untuk penyediaan air bersih dan irigasi di wilayah perbukitan, peningkatan kualitas jalan provinsi guna mendukung sektor pariwisata, program perumahan swadaya, pembukaan akses jalan alternatif menuju Samosir, pengadaan mobil pelayanan perizinan keliling, pelaksanaan bimbingan teknis penanaman modal, bantuan bibit pertanian dan alat mesin pertanian (alsintan), peningkatan sarana pelayanan kesehatan puskesmas, serta berbagai program strategis lainnya yang telah diusulkan dalam RKPD Provinsi Sumatera Utara.
Menutup dialog, Ariston menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara menyeluruh.
Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Samosir memiliki indeks pendidikan yang tinggi dan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Selain itu, Pemkab Samosir terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM dengan program subsidi bunga kredit nol persen, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta penguatan sektor pertanian dan pariwisata.
Ariston juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penataan aset daerah, termasuk penyerahan aset rumah dinas bupati. Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan DPRD Sumut terus diperkuat agar seluruh usulan pembangunan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. (Agus Simanjuntak)






