Kabardepan.com., humbahas -Meningkatkan literasi keuangan dan melindungi masyarakat dari jeratan kejahatan keuangan digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Sektor Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen di Hotel Ayola Coffee, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting memperkuat pemahaman warga Humbang Hasundutan tentang pengelolaan keuangan yang sehat serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang semakin marak.
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komisi XI DPR RI beserta OJK atas terselenggaranya kegiatan yang sangat dibutuhkan masyarakat ini.
“Humbang Hasundutan memiliki potensi ekonomi besar, khususnya di sektor pertanian. Uang yang kita hasilkan harus dikelola dengan bijak, bukan diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mari kita waspadai pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan penipuan digital. Jangan sampai hasil kerja keras warga hilang seketika,” ujar Bupati.
Anggota Komisi XI DPR RI, Martin Manurung, SE, MA, menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar pengetahuan, melainkan pertahanan utama kesejahteraan keluarga.
“Masyarakat yang cerdas secara keuangan akan mampu membedakan mana yang resmi dan terdaftar, serta mana yang berisiko dan menyesatkan. Semoga sinergi ini terus diperkuat — karena pencegahan selalu jauh lebih baik daripada pengobatan,” ungkapnya.
Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Humbahas semakin bijak dalam mengelola keuangan, lebih teliti sebelum memanfaatkan layanan keuangan, dan mampu melindungi diri serta keluarga dari kerugian yang tidak diinginkan. (@Domu)





